Kasihan, Liverpool Cuma 21 Menit Juara EPL 2019

Kasihan, Liverpool Cuma 21 Menit Juara EPL 2019

Manajer Liverpool Jurgen Klopp merasa ada tidak sedikit perasaan yang terjadi di pekan terakhir Premier League musim 2018/19. Apalagi pada menit-menit ketika The Reds sempat sedang di puncak klasemen dalam durasi 21 menit. Liverpool dan Manchester City mesti menjalani pertarungan sampai pekan terakhir guna menjadi juara Premier League musim 2018/19. Bahkan di klasemen akhir kedua kesebelasan tersebut melulu terpaut satu poin saja.

Sungguh Kasihan, Liverpool Cuma Mampu 21 Menit Juara Menjadi EPL 2019

Man City yang menjadi juara meraih 98 poin. Pada laga terakhir Man City menang 1-4 atas Brighton. Sementara Liverpool yang pada laga terakhir menang 2-0 atas Wolverhampton meraih 97 poin dan mesti puas sedang di posisi kedua klasemen. Bagaimana perasaan Jurgen Klopp ketika tahu timnya sedang di puncak klasemen sekitar 21 menit menit?

Pada laga pekan terakhir Liverpool sempat sedang di atas angin. Sebab pada menit ke-17 mereka unggul 1-0 atas Wolves pada laga yang dilangsungkan di Anfield. Sementara laga Man City lawan Brigton masih imbang 0-0. Aura juara sempat dialami oleh Liverpool ketika Brigthon menciptakan kejutan dengan menjebol gawang Man City pada menit ke-27. Namun melulu satu menit berselang Sergio Aguero menciptakan skor menjadi imbang 1-1 pada laga di AMEX Stadium.

Dengan skor masih imbang 1-1 maka Liverpool tetap sedang di puncak klasemen. Namun posisi puncak rupanya melulu bertahan sekitar 21 menit saja untuk Liverpool. Aymeric Laporte menciptakan skor menjadi 1-2 guna Man City pada menit ke-38. Man City kesudahannya menang dengan skor 1-4 atas Brighton dan menjadi juara Premier League musim 2018/19. Hasil ini menciptakan kemenangan 2-0 yang diraih oleh The Reds jadi percuma. Mereka tetap tidak berhasil juara.

Namun minimal Liverpool sempat menikmati aura juara sekitar 21 menit yakni antara menit ke-17 hingga ke38. Jurgen Klopp mengakui bahwa dia dan semua staf pelatih Liverpool pun turut mengawasi hasil laga Man City lawan Brighton. Manajer asal Jerman tersebut berada pada kondisi yang campur aduk sebab hasil pertandingan yang terus berubah.

Sulit guna mempersiapkan kesebelasan dalam situasi laksana ini. Kami mencetak gol dan Brighton pun mencetak anda masih tenang. Itu ialah motivasi dan kami merasa situasi paling bagus. Brighton unggul 1-0 dan membuka pintu. Lalu kondisi kembali tenang. Jelas saat suasana tidak mengasyikkan maka kondisi yang tidak kami harapkan terjadi di Brihgton.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *